TAHAP-TAHAP PACARAN


KEMANA AJA RIMA SELAMA INI BARU NGEPOST SEKARANG???!!!
(ditulis pake font bold, italic, underline, berdarah-darah. BIAR DRAMATIS.)

TAHUN BARU, SEMANGAT BARU! 

okeee karena blog saya udah lama ngga dibuka dan udah banyak sarang laba-labanya, saya akan posting satu topik yaituuu........ jeng jeng


TAHAP-TAHAP PACARAN



Beberapa hari kemarin, saya dan beberapa teman ngobrol tentang RELATIONSHIT

eh salah

RELATIONSHIP. Sehabis bertukar cerita, saya akhirnya dapet kesimpulan kalau ternyata semua pasangan pernah ngelewatin tahap yang sama. 

1. Tahap PDKT
Inilah tahap awal suatu hubungan. Ditahap ini kepribadian kalian akan berubah drastis layaknya ultraman kebelet perang. Yang misal, asalnya kalian suka busiat dimana aja, tiba-tiba jadi sosoan manis nahan boker sampe perut kalian bureutreu. Tau bureuteu ngga? Nih yang gini nih 

oke, mungkin ini agak berlebihan. Tapiii ya ginilah pokonya. 

 “Jangankan pas pacaran, pas pdkt aja kita sering jadi versi yang beda dari diri kita sendiri”
 – Miko(Radityadika), Cinta Dalam Kardus (film).

2. Tahap overdosis
Ketika di tahap ini, kalian sama-sama jatuh cinta dengan  membabi buta. Rasa suka kamu nggak terkendali. Apapun yang dilakukannya, akan terlihat baik dan menarik. Dan menomerduakan kelemahan pasangan.

3. Tahap Ta'arufan
Di tahap ini, kamu berdua mulai saling mengenal satu sama lain dengan lebih baik. Ketika ngobrol rasanya nggak pengin berhenti, dan topik yang dibicarain seolah nggak habis-habis. Ngobrol ini itu ngalor ngidul 5 JAM SAMPE MULUT BERBUSA , tapi topik obrolan juga tetep nggak habis. Mulai ngomongin tentang hal apa yang kamu suka dan nggak suka, pengalaman kamu yang dulu-dulu, rahasia kamu yang paling rahasia, dll. Semuanya, termasuk hal-hal nggak penting. OKE :(

4. Tahap Adu Ego
Tahap ini biasanya kalau udah beberapa bulan pacaran, untuk kesekian kalinya kalian ribut karena kalian mulai memiliki rasa "punya aku" yang besar terhadap pasangan sehingga membuat diri kalian menjadi egois.  Ributnya sih ngga lama, paling sampe bacok-bacokan. Eh ngga deng hahaha.

5. Tahap Cobaan
Di tahap ini, kalian mulai suka adu pendapat tentang satu sama lain. Mulai ada “orang ke-3” yang merecoki hubungan kalian. Yang akhirnya perang . . .
 Dan ditahap ini kalian mulai mengetahui apa yg pasangan kalian suka/ngga suka dan kalian baru nyadar kalo pasangan kalian ngga sesuai sama yg mereka katakan di awal. 

6. Tahap Jenuh
Biasanya hubungan pacaran banyak yang berhenti di tahap ini. Karena masing-masing punya bayangan sendiri tentang bagaimana pacar yang ideal, di sini kalian mulai menuntut satu sama lain. Kamu mulai berusaha ngebentuk dan mengubah dia supaya jadi sesuai dengan keinginan kamu. Dan sebaliknya. 

Di sini semuanya saling berebut kekuasaan, siapa yang dominan akan (merasa) menang. Karna terus menerus dijejelin disuruh kayak gini kayak gitu, pihak yang kalah biasanya capek dan memilih bubar. Yep, siapa juga yang mau diatur-atur.


7. Tahap Bahagia :)
Ini tahapan terakhir. Tahap di mana kamu dan pacarmu udah saling percaya satu sama lain. Saling ngertiin satu sama lain. Di sini kalian udah paham kebiasaan masing-masing, udah stabil dan nggak drama-drama lagi. Karena udah melewati segala macam bencana, kamu ngerasa dia adalah cinta sejati kamu. Cinta abadi kamu. Pokoknya dia diciptain Tuhan sengaja cuma buat kamu. Kalian udah tau mau dibawa ke mana hubungan kalian ini. Kalian udah sadar kalau hubungan yang baik bukan hubungan yang nggak bermasalah, tapi hubungan yang saling terbuka dan mau berkomunikasi nyelesain masalah. Kalian sadar kalau kalian saling ngebutuhin dan udah ketergantungan satu sama lain. Kalian sama-sama tau, kalau kalian udah capek buat nyari orang baru. Dan capek, kalau mesti mulai semuanya dari awal lagi, kaya dulu. Intinya kalian udah mulai serius merencanakan pernikahan.


Yap! Dan intinya dalam suatu hubungan itu kita ngga usah mengubah diri kita/pasangan kita menjadi orang lain, ngga lebay, saling mengerti adalah cara yg terbaik. Kalau kata si mamah sih kita para perempuan harus "mengalah untuk menang", karena kalau kita (perempuan) mengerti keadaan pasangan kita maka dia pun akan sebaliknya :) 

Karena janji Allah itu benar ” Wanita-wanita yang buruk adalah untuk laki-laki yang buruk, 
dan laki-laki yang buruk adalah untuk wanita-wanita yang buruk (pula), dan wanita-wanita yang 
baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik(pula).”

Oke deh, segitu dulu postingan kali ini. 
Selamat taun baru LEBIH 2 BULAN YAAA semuahnyaaahh!

#wassalam







 

Komentar